Senin, 28 April 2014

Buah dari kesabaran


Mungkin kita sering bertanya-tanya kepada diri kita sendiri, kenapakah diri ini sering ditimpa kesusahan dan senantiasa diuji...?
Ingatlah wahai saudaraku, setiap kita ditimpa oleh musibah. Maka kita akan mendapatkan pahala di sisi Allah dan kesalah-kesalahan kita akan dihapuskan. Seharusnya berbahagialah kalian yang sering diuji, karena surga itu memang tersedia untuk mereka yang susah dan berjaya melepasi setiap ujian yang diberi....
Namun hanya orang yang sedikitlah, yang paham akan arti sebuah kesabaran itu. Mereka bilang, "kesabaran itu ada batasnya." Apakah itu yang dinamakan sabar? Kesabaran tiadalah batas. Hanya emosilah yang ada batasannya. Kalau kita mengatakan, "kesabaran itu ada batasnya" , berarti dia telah dikuasai oleh emosi dan hawa nafsu yang berusaha terus bersemayan dalam dirinya. Mari kita merenung sejenak akan arti sebuah kesabaran dan manisnya sabar itu sambil memahami hadits dibawah ini.
Sabda Rasulullah shalallohu 'Alaihi Wa Salam yang bermaksud :
" Sesungguhnya orang mukmin akan menerima tekanan hidup, karena tidak ada satu bencana sama. Ada karena terkena duri tau yang lebih besar. Tidak juga ketakutan melainkan Allah akan mengangkat derajanya yaitu satu derajat dan meghapuskan satu kesalahan dengan kesabarannya menghadapi bencana dan kesusahan tersebut." (HR. Al-Hakim)
Sudah jelas bahwa seseorang yang selalu diuji dan sabar menghadapinya. Maka bagi dia ampunan dan pahala serta surga menantinya. Semoga Allah menjadikan kita sebagai orang-orang yang sabar. Semuanya sudah tertulis di al-Quran dan aL-Hadits karena memang mereka sebagai pedoman hidup kita. Selamat berjuang melawan hawa nafsu dan berdamailah dengan kesabaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar